Senin, 18 Juni 2012

Lele Phyton Menggeser Popularitas Lele Sangkuriang

Lele Phyton Menggeser Popularitas Lele Sangkuriang

  •  Cepat Beasr dan Tahan Cuaca Ekstrem 
  •  Untung hingga 79%

Jika beberapa waktu lalu sempat tren budidaya Lele Sangkuriang, saat ini mulai banyak petani beralih membudidayakan Lele Phyton yang memiliki kelebihan dibandingkan Lele Sangkuriang. Tahan pada cuaca ekstrem merupakan salah satu kelebihan Lele Phyton. Seperti apa prospek budidaya iken berkumis ini dan bagaimana cara budidayanya?

Lele Phyton merupakan hasil kawin silang antara induk betina Lele X Thailand dengan induk jantan Lele Dumbo F6 yang diusahakan oleh petani ikan di Bayumundu, Pandeglang, Banten. Lele Phyton sempat terabaikan oleh Lele Sangkuriang yang jarak penuaiannya hanya berselang satu tahun. Hal ini disebabkan karena Lele Sangkuriang dihasilkan dari penelitian Balai Penelitian, sedangkan Lele Phyton diusahakan petani ikan. Dengan berbagai fasilitas yang gencar mempromosikan ikan hasil penelitian mereka seperti Lele Sangkuriang.

                Menurut Yohan Cucinawa pemilik Abiyu Phyton Catfish, Lele Phyton memiliki tubuh yang yang lebih panjang sekitar 5 cm daipada Lele Sangkuriang, warnanya lebih gelap, ramping, kulit lebih licin, memiliki punggung yang lebih tinggi, sirip atas dan bawah besar, serta lebih gesit dibandingkan Lele Sangkuriang dan Lele Dumbo. Kini keunggulan Lele Phyton telah keunggulan Lele Phyton telah diakui dan diuji oleh Dinas Perikanan Banten.

                Prospek. Lele kini telah menjadi santapan wajib masyarakat Indonesia sehari-hari karena dagingnya yang gurih dan harganya yang tidak begitu mahal. Walaupun harganya murah, bukan berarti ikan ini tidakbergizi, daging lele mengandung omega-3 yang sangat diperlukan tubuh untuk pencegahan penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah, serta berperan penting untuk proses tumbuh kembang sel-sel saraf termasuk sel otak. Kandungan fosfor yang cukup tinggi sangat diperlukan untuk pembentukan tulang janin.

                Sentra pembenihan lele sendiri saat ini tersebar di Bekasi, pandeglang, Cikarang, Karawang, Purwakarta, Parung, dan Indramayu. Sedangkan sentra budidaya pembesarannya terdapat di Banten (pandeglang), Jawa Barat (bogor, Depok, Subang, Indramayu, Cirebon, Bekasi, Karawang, Cikarang), Jawa Tengah, DI Yogyakarta (Sleman), Jawa Timur (Lumajang, Lamongan, Jember, Kediri) Lampung, Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Jambi.

                Keunggulan Lele Phyton.  Karena gerakannya gesit. Lele Phyton tidak mengandung lemak yang tinggi. Selain enak, tubuhnya yang panjang dan ramping membuat penampilannya menarik dan menggugah selera saat disajikan. Tidak seperti Lele Sangkuriang yang ukurannya lebih pendek. Ditambahkan Yohan Cucinawa, Lele Phyton bisa menghasilkan telur yang sangat banyak, sekitar rastusan ribu (tergantung bobot tubuh induk) dengan daya tetas 90%. Lele Phyton juga bisa hidup di air tawar manapun, pertumbuhannya cepat, memiliki daya tahan hidup yang tinggi dengan tingkat mortalitas di bawah 20%. Berbeda dengan Sangkuriang yang mortalitasnya (tingkat kematiannya) lebih dari 20%.

                Keunggulan Lele Phyton yang lain adalah efektivitas penyerapan pakannya sangat baik yang ditunjukkan dengan nilai FCR (food convertion ratio) 1:1. Yang artinya jika ikan diberikan 1 kg pakan, maka akan membentuk daging sebanyak 1 kg, lain halnya dengan Lele Sangkuriang hanya 1:0,81, jika diberikan pakan sebanyak 1kg akan menjadi daging seberat 800gr. Lele Phyton juga tahan terhadap suhu atau cuaca ekstrem, misalnya cepat berganti suhu dari sangat panas ke suhu yang sangat dingin, begitu pula sebaliknya. Lele ini juga bisa dibudidaya baik di dataran rendah sampai tinggi karena sifatnya yang mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
                Jika suhu udara terlalu panas menurut Yohan Cucinawa cukup diberikan paranet sebagai atap kolam, sedangkan jika terlalu dingin bisa dipasangkan heater (pemanas) di dalam air kolam karena jika suhu dingin ikan kerap kurang nafsu makan. Ditambahkan Ludvi Dwipayono, salah satu pembudidaya Lele Phyton, jika dibudidayakan di daerah pegunungan sebaiknya menggunakan kolam tanah untuk pembesaran. Sedangkan jika di daerah selain pegunungan cocok digunakan segala jenis. Kolam, baik kolam terpal, semen atau tanah. Media pemeliharaan ini akan berdampak pada masa panen.
                Waktu pemeliharaan Lele Phyton yang singkat juga menjadi kelebihan tersendiri. Mulai dari telur sampai siap dijual menjadi benih ukuran standar, yakni 7-8 cm hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan. Begitu pula pada pembesaran benih mulai ukuran 7-8 hingga mencapai ukuran konsumsi hanya membutuhkan waktu sekitar 2 bulan (50-55 hari).

                Tips Sukses. Meskipun ikan Lele Phyton tahan penyakit, tetapi ada baiknya pelaku tetap menjaga kebersihan air kolam dari parasit. Pada kolam pembenihan, sebaiknya bersihkan air kolam seminggu sekali. Pada kolam pembesaran, pengurasan kolam bisa dilakukan sekaligus ketika panen ikan. Selain itu pilih indukan yang baik, dengan umur di atas satu tahun dan bobot sekitar 1-5 kg/ekor. Ciri indukan yang siap memijah, umumnya warna kelaminnya keunguan dan kulit bawah akan berwarna cerah. Pada induk betina biasanya perutnya sudah membesar, sedangkan induk jantan biasanya bertingkah laku sering mengejar. Agar indukan menghasilkan telur yang bagus, ada baiknya secara alami diberikan pakan tambahan berupa keong sawah, yakni dalam sebulan 7 kali pemberian di luar pakan rutin biasanya.

                Tips Bagi Pemula. Jiak ingin terjun ke usaha pembenihan Lele Phyton, Yohan Cucinawa sebagai Ketua Pelatihan Budidaya Lele Phyton menyarankan untuk menggunakan 10 unit kolam terpal, misalnya ukuran 2 m x 3 m. Begitu juga dengan usaha pembesaran, para pemula bisa memulai dengan 10 unit kolam terpal atau kolam tanah dengan ukuran yang lebih besar per kolamnya, misalnya ukuran 4 m x 6 m dengan padat tebar benih 100 ekor/m2.

                Pemasaran. Benih Lele yang dijual biasanya berukuran 2-10 cm dengan kisaran harga Rp. 100-700/ekor. Namun ukuran yang paling banyak dipakai, yaitu 7-8 cm sehingga Rp. 200-250/ekor. Untuk Lele Phyton siap konsumsi umumnya dijual dengan ukuran 25-30 cm sehingga Rp. 11 ribu/kg di tingkat petani, sedangkan di tingkat supplier harganya sekitar Rp. 13.000/kg dan pasaran harganya menjadi Rp. 16 ribu/kg. Biasanya 1 kilogram Lele Phyton berisi 6-8 ekor. Cara pengangkutan Lele Phyton siap konsumsi lebih sederhana, karena bisa menggunakan drum plastik.

                Jika dibandingkan dengan usaha pembesaran Lele Phyton, budidaya pembenihan lebih menguntungkan. Seperti yang dialami Hotma Sitompul. Pembenihan Lele Phyton yang mengantongi untung hingga 79%, sedangkan Nico Gere yang menjalankan usaha pembesaran Lele Phyton mendapat untung sekitar 38%. Anda ingin mencoba? Eka, Tim Agri.

Perhitungan Usaha Budidaya Lele Phyton
Siapa yang tak kenal Lele? Ikan berkumis ini memang kerap menjadi santapan masyarakat Indonesia sehari-hari. Setelah era Lele Sangkuriang, kini muncul Lele jenis baru yang lebih unggul, yakni Lele Phyton. Dengan keunggulan yang sangat menguntungkan, kini jenis Lele ini mulai banyak dibudidayakan. Berikut gambaran perhitungan usaha budidaya Lele Phyton khususnya usaha pembenihan pada kolam terpal. Eka
Barang Modal                                                                        Rp. 10.650.000
Pembuatan 10 kolam                                             Rp. 3.500.000
Pembelian 3 pasang indukan @Rp. 550.000            Rp. 1.650.000
Pompa Air dan pipa                                               Rp. 1.000.000
Aerator dan selang                                                Rp.     500.000
Alat pelengkapan perikanan                                   Rp. 4.000.000

Biaya Operasional per periode pemeliharaan (1,5 bulan)    Rp. 3.000.000
Pakan                                                                    Rp. 800.000
Listrik                                                                    Rp. 700.000
Tenaga Kerja                                                          Rp. 700.000
Obat-obatan                                                           Rp. 400.000
Lain-lain (penyusutan alat, kemasan, dll)                  Rp. 400.000

Dari perhitungan di atas, modal awal yang diperlukan untuk usaha pembenihan Lele Phyton untuk 10 unit kolam terpal ukuran 2 x 3 m sebesar Rp. 13.650.000. setelah pemeliharaan selama 1,5 bulan, 1 ekor induk betina bisa menghasilkan sekitar 100.000 telur dengan tingkat kematian benih 20%. Sehingga benih yang dipanen untuk dijual sebanyak 80.000 ekor. Jika penjualan dilakukan berdasar grade, grade A & B sebanyak 54% dijual seharga Rp. 200/ekor dan grade C (afkir) sebanyak 46% seharga Rp. 100/ekor. Maka bisa diproyeksikan :

Omset                                                                                   Rp. 12.300.000
(benih grade A & B 43.000 ekor x Rp. 200)            
(benih afkir 37.000 ekor x 100)

Biaya Operasional                                                                Rp. 3.000.000
Keuntungan (75%)                                                                 Rp. 9.300.000
Return on Investement (Balik Modal) terjadi setelah panen pada periode pemeliharaan kedua.




Lembaga dan Asosiasi
·         Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta
Jl. Gunung Sahari Raya, No. 11 Lt.8, Jakarta Pusat
Telp. (021) 600 7251, 628 6625, 600 7252, 600 7244
Fax. (021) 624 1617, 600 7247
·         Gabungan Pengusaha Perikanan Indonesia (GAPPINDO)
Wisma Sakura Lt. 2, Jl. Hati Suci No. 4 Taman Kebon Sirih Jakarta Pusat 10250
Telp. (021) 391 0481
Fax. (021) 391 0480

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

7 komentar: on "Lele Phyton Menggeser Popularitas Lele Sangkuriang"

Anonim mengatakan...

apa sudah dipraktekkan perhitungan usaha budidaya ikan lele phyton dimana saya dapat belajar lebih detail, beli bibit dll berkaitan dengan topik tsb balas di rudysurhadi@yahoo.co.uk

Unknown mengatakan...

pak umpama sy mau buka usaha warung makan lele phyton di malang jawa timur brp sy bisa mendapatkan harga lele phyton per kg plus ongkirnya?
sy mungkin ambil banyak
trims

yusuf hadiyanto mengatakan...

MOHON INFO, kemana bisa beli indukan phyton siap pijah?
bs info lebih lanjut di yusuf.hadiyanto96@gmail.com

Yulian Hairulah mengatakan...

mohon info untuk pmblian bibit dan indukan dimana ya Gan,. khususnya wilyah lampung. tl dikirim gan disini hairulah69@gmail.com

Turkhamin Arinacom mengatakan...

Mohon info untuk daerah lampung tengah dimana bisa membeli bibit lele piton yang kwalitasnya terjamin?
terima kasih Gan

zul iskandar mengatakan...

mohon info gan dimana cari bibit/ benih lele phyton di lampung tengah/ di Lampung

Unknown mengatakan...

thank you very much for all the information


Essen Aroma Susu Paling Ampuh

Posting Komentar